Referensi
Glosarium keamanan siber
Definisi berbahasa sederhana untuk istilah keamanan dan kepatuhan Indonesia yang kami tangani setiap hari, masing-masing tertaut ke pembahasan lebih lengkap.
Ditinjau oleh Mohit Bhansali
A
Air Gap
Air-Gapped Network
Air gap adalah pemisahan fisik sebuah sistem dari jaringan lain agar tidak bisa dijangkau dari luar. Pendekatan ini umum di lingkungan industri, meski media yang dapat dipindah dan koneksi sementara tetap bisa menjadi celah.
API Security
Keamanan API
Keamanan API melindungi antarmuka yang menghubungkan aplikasi dan layanan dari akses tidak sah dan penyalahgunaan. Seiring bisnis makin bergantung pada API, celah pada lapisan ini menjadi target yang menarik bagi penyerang.
APT (Advanced Persistent Threat)
Advanced Persistent Threat
APT adalah penyerang bermodal besar, sering terkait negara, yang memperoleh akses dan bersembunyi dalam waktu lama untuk mengejar tujuan tertentu. Ciri utamanya adalah kesabaran dan kerahasiaan, bukan sekali serang lalu kabur.
Attack surface
Attack surface adalah keseluruhan titik yang bisa dicoba penyerang untuk masuk: layanan yang terekspos, aplikasi, akun, dan koneksi pihak ketiga. Menguranginya sering menjadi langkah keamanan yang paling murah.
B
BCM (Business Continuity Management)
Manajemen Kelangsungan Bisnis
Manajemen kelangsungan bisnis memastikan operasi penting tetap berjalan atau cepat pulih saat terjadi gangguan, termasuk serangan siber. Rencananya mencakup peran, prosedur, dan target waktu pemulihan.
BEC (Business Email Compromise)
Business Email Compromise
BEC adalah penipuan bertarget saat penyerang menyamar sebagai eksekutif atau pemasok lewat email untuk mengalihkan pembayaran atau data sensitif. Ia mengandalkan tipuan alih-alih malware, sehingga sering lolos dari filter teknis.
BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara)
Badan Siber dan Sandi Negara
BSSN adalah badan siber nasional Indonesia yang bertanggung jawab atas kebijakan siber nasional, standar, dan koordinasi insiden di lingkungan pemerintah dan sektor kritis.
Bug Bounty
Program Bug Bounty
Bug bounty adalah program yang memberi imbalan kepada peneliti keamanan yang menemukan dan melaporkan celah secara bertanggung jawab. Program ini melengkapi pengujian berkala dengan pengawasan berkelanjutan dari banyak penguji.
C
D
DAST (Dynamic Application Security Testing)
Dynamic Application Security Testing
DAST menguji aplikasi yang sedang berjalan dari luar, sebagaimana yang dilakukan penyerang, untuk menemukan cacat yang hanya muncul saat aplikasi berjalan. DAST melengkapi SAST, bukan menggantikannya.
DDoS (Distributed Denial of Service)
Distributed Denial of Service
Serangan DDoS membanjiri sebuah layanan dengan trafik dari banyak sumber sekaligus hingga tidak bisa diakses pengguna sah. Tujuannya biasanya menghentikan operasi, bukan mencuri data.
DevSecOps
DevSecOps menanamkan pemeriksaan keamanan ke dalam alur pengembangan perangkat lunak sehingga masalah ditemukan saat kode ditulis, bukan setelah rilis. Keamanan digeser lebih awal, lebih dekat ke pengembang.
DFIR (Digital Forensics and Incident Response)
Digital Forensics and Incident Response
DFIR memadukan investigasi forensik dengan respons insiden: menjaga barang bukti, merekonstruksi apa yang terjadi, dan mendukung tindak lanjut hukum atau regulasi bila diperlukan.
DPO (Data Protection Officer)
Data Protection Officer
DPO adalah orang yang bertanggung jawab atas kepatuhan data pribadi sebuah organisasi. Menurut UU PDP, banyak organisasi yang memproses data dalam skala besar diharapkan menunjuk seorang DPO.
E
G
I
ICS / SCADA
Industrial Control Systems · Supervisory Control and Data Acquisition
ICS dan SCADA adalah sistem kendali yang memantau dan mengoperasikan peralatan industri. Keduanya dirancang untuk keandalan di jaringan yang terisolasi, sehingga mengamankannya saat mulai terhubung ke TI menjadi tantangan tersendiri.
IEC 62443
IEC 62443 adalah rangkaian standar internasional untuk mengamankan sistem otomasi dan kendali industri. Standar ini menetapkan tingkat keamanan dan persyaratan yang disesuaikan untuk lingkungan OT, bukan TI.
Incident response (IR)
IR
Incident response adalah proses terstruktur untuk menangani, menyelidiki, dan memulihkan diri dari sebuah insiden keamanan. Rencana IR yang teruji itulah yang membedakan insiden yang terkendali dari kebocoran yang jadi konsumsi publik.
Insider Threat
Ancaman dari Dalam
Ancaman dari dalam berasal dari orang yang memiliki akses sah, seperti karyawan atau mitra, baik karena niat jahat maupun kelalaian. Karena sudah berada di dalam, ancaman ini sering lebih sulit dideteksi.
ISO 27001
ISO 27001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi (SMKI). Sertifikasi menunjukkan bahwa keamanan dikelola lewat proses yang terdokumentasi dan diaudit, bukan usaha yang serampangan.
M
Malware
Perangkat Lunak Berbahaya
Malware adalah istilah umum untuk perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk merusak, mencuri data, atau mengambil alih sistem. Ransomware, trojan, dan spyware adalah beberapa bentuknya.
MDR (Managed Detection and Response)
Managed Detection and Response
MDR adalah layanan yang memadukan deteksi ancaman dengan respons aktif, bukan sekadar peringatan. Jika layanan dasar hanya memberi tahu bahwa sesuatu terjadi, MDR mengambil tindakan penanganan yang sudah disepakati atas nama Anda.
MSSP (Managed Security Service Provider)
Managed Security Service Provider
MSSP menjalankan operasi keamanan atas nama perusahaan, biasanya mencakup pemantauan, deteksi, dan respons. Perusahaan Indonesia memakai MSSP ketika membangun SOC internal terlalu lambat atau terlalu mahal untuk diisi tenaga ahli.
MTTR (Mean Time to Respond)
Mean Time to Respond · MTTD
MTTR mengukur rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menangani dan memulihkan diri dari sebuah insiden setelah terdeteksi. Bersama MTTD, yaitu waktu untuk mendeteksi, metrik ini menunjukkan seberapa cepat sebuah tim keamanan benar-benar bekerja.
N
NDR (Network Detection and Response)
Network Detection and Response
NDR menganalisis lalu lintas jaringan untuk menemukan ancaman yang tidak menyentuh endpoint terkelola, seperti aktivitas dari perangkat yang tidak dikelola atau pergerakan lateral antarsistem.
NIST CSF (Cybersecurity Framework)
Cybersecurity Framework
NIST Cybersecurity Framework menata pekerjaan keamanan ke dalam sekumpulan fungsi bersama seperti identifikasi, lindungi, deteksi, respons, dan pulihkan. Kerangka ini memberi tim bahasa bersama untuk mengukur tingkat kematangan.
O
OSINT (Open-Source Intelligence)
Open-Source Intelligence
OSINT adalah pengumpulan informasi dari sumber yang tersedia untuk umum, seperti situs web, media sosial, dan dokumen bocor. Penyerang dan penguji sama-sama memakainya untuk memetakan target sebelum melangkah lebih jauh.
OT security (Operational Technology)
Keamanan Operational Technology
Keamanan OT melindungi sistem yang menjalankan operasi fisik, seperti lini produksi dan utilitas. Ketersediaan dan keselamatan didahulukan, sehingga pendekatan keamanan TI biasa jarang bisa langsung diterapkan.
OWASP Top 10
OWASP
OWASP Top 10 adalah daftar acuan berisi risiko keamanan aplikasi web yang paling umum dan berdampak. Daftar ini menjadi titik awal umum untuk menguji dan mengamankan aplikasi.
P
PCI DSS (Payment Card Industry Data Security Standard)
Payment Card Industry Data Security Standard
PCI DSS adalah standar keamanan global untuk organisasi yang menyimpan, memproses, atau mengirimkan data kartu pembayaran. Kepatuhan menjadi syarat untuk terus bisa memproses transaksi kartu.
Penetration testing
pentest
Penetration test adalah serangan tersimulasi yang berizin terhadap sebuah sistem untuk menemukan dan membuktikan kelemahan nyata sebelum dilakukan penyerang sungguhan. Hasilnya berupa daftar temuan yang diprioritaskan beserta buktinya.
Phishing
Phishing adalah serangan rekayasa sosial saat pelaku menyamar sebagai pengirim tepercaya untuk mengelabui orang agar menyerahkan kredensial, mentransfer uang, atau memasang malware. Ini menjadi titik awal sebagian besar kebocoran.
POJK 11/2022
POJK 11/2022 adalah peraturan OJK yang menetapkan syarat keamanan informasi dan ketahanan bagi bank umum, termasuk pengujian penetrasi dan pelaporan insiden.
POJK 34/2025
POJK 34/2025 memperluas kewajiban ketahanan TI dan siber yang terstruktur ke bank perekonomian rakyat (BPR/BPRS), dengan tenggat kepatuhan yang masih harus disiapkan banyak bank kecil.
PP 71/2019
PP 71/2019 mengatur sistem dan transaksi elektronik di Indonesia, termasuk aturan penempatan data dan kewajiban penyelenggara sistem elektronik.
Purdue Model
Purdue Enterprise Reference Architecture
Model Purdue adalah kerangka yang membagi jaringan industri menjadi beberapa tingkat, dari perangkat lapangan hingga sistem bisnis. Pembagian ini membantu memisahkan dan mengamankan sistem operasional dari jaringan IT.
Purple team
Latihan purple team membuat penyerang (red) dan bertahan (blue) bekerja sama secara terbuka, sehingga setiap serangan tersimulasi langsung memperbaiki kemampuan deteksi dan respons.
R
Ransomware
Ransomware adalah malware yang mengenkripsi data organisasi dan menuntut pembayaran untuk memulihkannya, sering disertai ancaman membocorkan data. Ini termasuk insiden paling mahal bagi perusahaan Indonesia.
Red team
Red team menjalankan latihan adversarial dengan sasaran tertentu yang menguji manusia, proses, dan teknologi sekaligus, bukan hanya satu aplikasi. Latihan ini mengukur seberapa baik organisasi mendeteksi dan merespons dalam tekanan yang nyata.
RTO & RPO
Recovery Time Objective · Recovery Point Objective
RTO adalah target seberapa cepat sebuah sistem harus pulih setelah gangguan, sedangkan RPO adalah target seberapa banyak data yang boleh hilang. Keduanya memandu perencanaan pencadangan dan pemulihan.
S
SAST (Static Application Security Testing)
Static Application Security Testing
SAST menganalisis kode sumber untuk mencari cacat keamanan tanpa menjalankannya. SAST berjalan di tahap awal pengembangan dan menandai masalah seperti risiko injeksi sebelum aplikasi pernah dirilis.
SBOM (Software Bill of Materials)
Software Bill of Materials
SBOM adalah daftar lengkap komponen dan pustaka open source di dalam sebuah perangkat lunak. Saat muncul kerentanan baru, daftar ini bisa menunjukkan dalam hitungan menit apakah Anda terdampak.
Shift Left
Shift-Left Security
Shift left berarti memindahkan pemeriksaan keamanan ke tahap awal proses pengembangan, bukan menunggu sampai menjelang rilis. Menemukan masalah lebih dini membuat perbaikannya jauh lebih murah dan cepat.
SIEM (Security Information and Event Management)
Security Information and Event Management
SIEM mengumpulkan dan mengorelasikan data log dari seluruh organisasi sehingga analis bisa melihat pola yang akan terlewat jika hanya dilihat dari satu sistem. SIEM menjadi tulang punggung data bagi sebagian besar SOC.
SOAR (Security Orchestration, Automation and Response)
Security Orchestration, Automation and Response
Perangkat SOAR mengotomatiskan langkah respons yang berulang, seperti memperkaya sebuah peringatan atau mengisolasi sebuah host, agar waktu analis dipakai untuk mengambil keputusan alih-alih klik manual.
SOC (Security Operations Center)
Security Operations Center
SOC adalah tim, proses, dan perangkat yang memantau organisasi dari ancaman keamanan sepanjang waktu. SOC mengumpulkan sinyal dari seluruh jaringan, menyelidiki aktivitas mencurigakan, dan mengoordinasikan respons ketika terjadi masalah.
SOC 2
SOC 2 adalah standar pelaporan yang menilai cara penyedia layanan melindungi data pelanggan melalui kontrol seperti keamanan dan ketersediaan. Standar ini kerap diminta pembeli korporasi sebelum meneken kontrak.
Social engineering
Social engineering memanipulasi orang agar melanggar aturan keamanan, misalnya dengan berpura-pura sebagai staf TI untuk mengatur ulang kata sandi. Ia menyasar kepercayaan manusia, bukan cacat teknis.
Supply Chain Attack
Serangan Rantai Pasok
Serangan rantai pasok menyusup ke organisasi melalui pemasok, vendor, atau komponen perangkat lunak tepercaya. Dengan membobol satu pihak, penyerang bisa menjangkau banyak korban sekaligus.
T
Threat hunting
Threat hunting adalah pencarian proaktif terhadap penyerang yang lolos dari deteksi otomatis. Analis menyusun hipotesis tentang bentuk sebuah penyusupan lalu mencari bukti pola itu di dalam data.
Threat Intelligence
Intelijen Ancaman
Threat intelligence adalah informasi terkini tentang pelaku, teknik, dan indikator serangan yang sedang aktif. Tim keamanan memakainya untuk mengenali ancaman lebih cepat dan menyesuaikan pertahanan sebelum diserang.
U
UEBA (User and Entity Behavior Analytics)
User and Entity Behavior Analytics
UEBA membangun pola perilaku normal untuk pengguna dan sistem, lalu menandai penyimpangan yang mencurigakan. Pendekatan ini membantu menangkap akun yang dibobol dan ancaman dari dalam yang lolos dari alat berbasis signature.
UU PDP (Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi)
UU No. 27/2022
UU PDP adalah undang-undang pelindungan data pribadi Indonesia yang mengatur cara organisasi mengumpulkan, memproses, dan melindungi data pribadi, dengan sanksi nyata atas pelanggaran. Ini padanan Indonesia yang paling dekat dengan GDPR.
V
VAPT (Vulnerability Assessment and Penetration Testing)
Vulnerability Assessment and Penetration Testing
VAPT menggabungkan pemindaian kelemahan yang sudah dikenal dengan pengujian langsung yang mencoba mengeksploitasinya. Istilah ini paling sering dipakai regulator dan tender di Indonesia untuk pengujian keamanan.
Vulnerability assessment
Vulnerability assessment adalah pemindaian sistematis yang mendata kelemahan yang sudah dikenal di seluruh sistem dan mengurutkannya berdasarkan tingkat keparahan. Ini menunjukkan luasnya paparan, bukan membuktikan bisa dieksploitasi.
X
Z
Zero Trust
Zero Trust Architecture
Zero trust adalah prinsip keamanan yang tidak memberi kepercayaan otomatis pada pengguna atau perangkat mana pun, baik di dalam maupun di luar jaringan. Setiap permintaan akses diverifikasi ulang berdasarkan identitas, konteks, dan risiko.
Zero-day
Zero-day adalah kerentanan yang dieksploitasi penyerang sebelum vendor merilis perbaikannya. Pertahanan bergantung pada deteksi dan penanganan, bukan penambalan, karena belum ada tambalan yang tersedia.